Review Movie : Zootopia 2


Come on, get on up, we’re wild, and we can’t be tamed. And we’re turnin’ the floor into a zoo, ooh, ooh…

Udah ya jogetnya, seru kan lagunya, emang sih klo yang nyanyi mbak Shakira itu bikin energi kita meluap luap, meluber ke sekeliling, sedalam lautan tumpah ruah hehe.

Di musim liburan semester anak sekolah dan liburan nataru tahun 2025, me and my family, sepakat mau nonton aja. oke klak klik klak klik jadwal tayang movie di bioskop, alamaaakkk kok sedikit sekali yang menggugah keinginan untuk duduk berlama lama di dalam studio.

Capcipcup kembang kuncup, walhasil diputuskanlah Zootopia 2 menjadi pemenang movie pilihan keluarga saia. Karena udah nonton Zootopia yang pertama, bagus tapi kan yaudah gitu aja ya, sebuah film animasi yang mengambil tema dunia yang dihuni oleh hewan hewan yang memiliki profesi seperti di dunia yang lainnya, apasih wkwk.

Tidak banyak pilihan studio yang bisa dipilih, hanya beberapa mall di Surabaya saja yang memiliki jadwal tayang Zootopia 2, dalam hatiku bergumam, wah kok gak sebanyak film yang lain ya. Okeh kita pilih mall di tengah kota Surabaya, sambil jalan santai melihat lihat pemandangan yang ada di dalam mall.

Karena ini hari sabtu yang gloomy banget, sudah bisa ditebak kan ya jalanannya seperti apa, agak maceett teman teman wkwkwk. Awalnya kita mengincar jam tayang 14.35 wib tapi berhubung enggak terkejar jadinya jam tayang berikutnya, di jam 18.45 wib wkwkwk agak lama cuy nungguinnya tapi kan demi tercapai sebuah harapan ya jadi yaudah dijabanin aja toh didalam mall gitu loh, santuy aja.

Jam 18.45 wib pun tiba. Bergegas kita mencari kode yang tertera di dalam tiket film yang dipegang, and gotcha, duduk manis lah kita di tempat yang sudah kita inginkan. Sejak memasuki studio, saia agak kaget kok studio nya penuh ya hehe karena pas kita milih tempat duduk tadi tuh studio masih kosong melompong.

Entah kenapa ya, badan saia berasa lelah sekali. Sekelebat ada rasa pengen relax aja selama jam tayang movie alias mau bobok aja wkwkwk. Mikirnya kan paleng kayak yang pertama terus ya gitu aja kan petualangannya, cerita baru tapi dengan tokoh yang sama. Underestimate banget pokoknya saia hihihi.

Sepuluh menit pertama, saia cari posisi enak buat melancarkan aksi bobok sambil mata melihat layar. Di menit pertama udah disuguhin konflik antara internal kepolisian dan tokoh utama, si judy dan si nick, saia agak penasaran, apasih yang diributin mereka ini. Judy sibuk membela dirinya yang sudah melakukan tugas luar biasa di awal karir nya sebagai polisi kota zootopia dan beranggapan mampu dan siap melakukan tugas berikutnya demi menjaga keamanan kota zootopia.

Berkebalikan dari partnernya, Nick merasa ya biasa aja, tugas kemarin dapat terselesaikan dengan baik yaudah lah, dan masih belum diberi tugas berikutnya ya santai aja. Jauh berbeda sekali dua karakter ini. Dan disinilah judy masih berusaha keras menyatukan visi misi dengan nick, berakhir dengan lebih banyak berdebat daripada satu suara.

Atasan mereka melihat hal ini sungguh tidak bisa dibiarkan begitu saja, akhirnya mereka terpaksa sepakat mengikuti sebuah konseling tentang partner. “Oh ini film lebih ke bagaimana cara menjalin relasi yang baik dengan tim kerja.” batin sok tau saia begitu.

Lalu dimulailah perjalanan petualangan penyelidikan mereka disengaja atau gak disengaja ya itu namanya hihihi. Lalu setelah lama saia menyadari jika waktu telah berjalan 30 menit, wow betah saia ternyata nontonnya, udah gak pengen bobok lagi. Ditambah suasana dalam studio yang meriah sekali, studio penuh penonton dan namanya film anak anak yang dilabeli SU alias semua umur jadi yagitu deh seru sekali mereka menyaksikan adegan demi adegan. SERU!

Alur ceritanya gak ngebosenin, padahal yaudah tau lah pasti begitu jalan ceritanya tapi kok kok gak bosen ya. Dinamika antar partner juga apik banget dimainkannya. Meski berbeda karakter tapi mereka lambat laun menyadari hal itu dan berusaha menerima satu sama lain. Sama seperti kita ya nampaknya hehe.

Kisah konflik ini sudah dimulai sejak lama, dari jaman nenek moyang mereka. Ternyata ada satu kaum yang sengaja ditenggelamkan kisahnya dan dihapus dari sejarah zootopia. Dengan berbagai konflik kepentingan, satu per satu kepingan puzzle bisa mereka pahami dan pecahkan misterinya. Makin berenergi saia mengikuti kisah petualangan penyelidikan duo pendekar zootopia ini melihat dan mendengar pertunjukan musik yang jadi soundtrack di film ini, berasa ikut berdendang dan bergoyang ~~ Come on, get on up, we’re wild, and we can’t be tamed. And we’re turnin’ the floor into a zoo, ooh, ooh… ~~

Dramatis sekali petualangan penyelidikan duo pendekar zootopia yang penuh misteri ini, saking terharunya sampe mo nangis saia hahahaha lebay gakya. Tiba tiba elahdalah akhirnya ketemu lah kota yang pernah ada dan sengaja dihilangkan dari sejarah zootopia. Terkubur dalam timbunan salju padat dan sepanjang sejarah belum ada yang bisa menemukannya.

Okeh, para bandit yang mengaburkan sejarah zootopia sudah tertangani dengan baik, duo pendekar zootopia makin memiliki chemistry yang tidak bisa diganggu gugat (apasih hehe) dan saatnya merayakan hari kemenangan ahahahaha berasa lebaran aja. Yok berdendang dan bergoyang bersama mbak Shakira.

Pakbapak, Buibuu, Nakkanak…. Mumpung ini movie masih ada jam tayang di studio studio bioskop kesayangan, mending nonton deh, seru banget dan menghibur sekali jiwaraga yang sedang sedikit oleng ini hehehe. Selamat Menonton yaaa 😉

Leave a comment