Kamu Jelek!

Kamu Jelek! Tolong lambaikan tangan kamu jika merasa pernah mengalami hujatan sedemikian rupa. Toss! Saia dan kamu senasib. Hahahahaha.

Dan kalian tau, frasa yang sudah saia sebutkan diatas, membekas dan mempengaruhi segala aspek hidup saia. Hasilnya, saia tumbuh dengan prasangka diri kuat bahwa aku jelek. Merasa minder adalah jalan hidupku sejak kecil hingga dewasa ini, hingga saia temukan kenyataan klo sebenarnya aku gak sejelek itu kok.

Mundur kebelakang, masa – masa sekolah adalah masa kelam dimana minder ini menggerogoti diri akut, walhasil saia menjadi insan yang pemalu. Sebagai makhluk Tuhan yang dibekali akal pikiran dan hati nurani, tentunya saia tidak menyerah begitu saja dengan keadaan ini, hahahaha setelah melewati proses panjang pergolakan diri tentunya ya.

“Okay, fisikku boleh tak rupawan tapi tidak hatiku.” dendamku menggelora.

Taukah kalian, siapa yang paling berperan dalam pertumbuhan rasa minder ini?

Pilih Logam Mulia atau Perhiasan?

Pilih Logam Mulia atau Perhiasan? Kalo pertanyaan ini dilontarkan beberapa tahun yang lalu, saia dengan keyakinan seratus persen memilih Logam Mulia. Kenapa? Karena saia bukan tipikal orang yang suka memakai aksesoris di badan kecuali jam tangan.

Tetapi dewasa ini, saia pilih dua dua nya hahaha. Pemikiran saia ini bergeser seiring perkembangan jaman, Ya apa salahnya sih pake perhiasan selama itu gak berlebihan, Ya gak 😀

Pertimbangan lainnya, semisal lagi jauh dari rumah terus butuh duit kan tinggal copot salah satu aja buat dijadiin duit alias dijual hehehe, gini banget yak mikirnya tapi relevan kok dengan pemahaman saia tentang Rejeki 🙂

Beberapa waktu yang lalu, saia dipahamkan tentang konsep Rejeki. Rejeki itu gak cuman duit, ada banyak variabel rejeki yang dikirimkan Allah SWT. Dan Rejeki itu bukan sesuatu yang berada di luar jangkauan saia. Rejeki itu yang sudah saia nikmati saat ini. Bukan nanti, atau malah masih jauh beberapa tahun ke depan.

Yess, Rejeki itu apa yang saia nikmati saat ini, semisal, pakaian yang melekat di badan, makanan minuman yang saia nikmati tadi dan sekarang, dan masih banyak yang lainnya.

Kalo duit yang ada di rekening bank apakah itu Rejeki? Continue reading

Welcome 2021, Goodbye 2020

Welcome 2021, Goodbye 2020. Saat malam tahun baru Enggak terdengar dentuman mercon bagai meriam meletus bertubi tubi tak kunjung henti, disitulah saia ngerasa Bahagia hahaha. Tidur nyenyak, bangun pagi menyambut dingin udara awal tahun 2021. Ya, acapkali saia terganggu dengan mercon malam tahun baru, mau marah ya gak mungkin, akhirnya ya tarik selimut sambil ngedumel hahaha mendem jeh pancet ae.

Flashback tahun 2020, Selalu ada hikmah dalam setiap peristiwa, pun ketika pandemi menerjang. Ya, tahun 2020 begitu berat dilalui. Semua lini merasakan dampak yang sama, stres berkepanjangan. Saia? Stres berlipat lipat. Gerak manusia dibatasi, saia enggak bisa leluasa release stres yang menghinggapi diri. Takut? Awalnya iyah.

Beruntungnya saia punya coach yang selalu menenangkan, “gak usah takut berlebihan, jangan Continue reading