Selamat Jalan, Lentera Inspirasi Ku

Innalillahi wa innailaihi rojiun….

Kalimat istirja tersebut saia ucapkan sesaat berita duka itu terbaca di percakapan grup keluarga besar.

“Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepada-Nya lah kami kembali”.

Tetiba rasa hangat menyengat kedua pipi, dan sejurus kemudian, isak tangisku membuncah tanpa bisa kutahan lagi.

Kembali kubaca nama lengkap di pengumuman berita duka ini, hati berharap mata ini salah membaca nama yang tersemat dalam untaian doa tersebut, namun takdir Allah SWT untuk beliau sudah tiba di hari ini.

Pada hari Jumat, 01 Mei 2026, Beliau meninggalkan nama baiknya di dunia ini untuk memenuhi panggilan Allah SWT melanjutkan hidup di alam yang berbeda. Tugasnya di dunia sudah selesai dan rejeki di dunia telah genap dimilikinya. Ya, Rejeki bukan soal materi, rejeki memiliki makna yang meluas dan mendalam.

Selamat Jalan, Lentera Inspirasi Ku

Ingatan saia melayang jauh kebelakang, kurang lebih 23 tahun yang lalu, pada seorang gadis remaja yang bisa dibilang sedang hilang arah, tak tau akan melangkahkan kaki kemana selepas menyelesaikan pendidikan menengah atas. Ya, jikalau remaja lainnya banyak yang memiliki impian ini impian itu selepas menanggalkan seragam putih abu abu tetapi tidak demikian dengan saia, saia tidak memiliki harapan apapun atau impian apapun. Hanya memenuhi tuntutan dari orang tua saja, selepas memakai seragam putih abu abu ya harus menyandang status sebagai mahasiswi sebuah perguruan tinggi.

Continue reading