Opick – Tombo Ati

heart tree

Β 

tombo ati iku limo perkarane
kaping pisan moco Qur’an lan maknane
kaping pindo sholat wengi lakonono
kaping telu wong kang sholeh kumpulono
kaping papat kudu weteng ingkang luwe
kaping limo dzikir wengi ingkang suwe
salah sawijine sopo biso ngelakoni
mugi-mugi Gusti Allah njembatani

obat hati ada lima perkaranya
yg pertama, baca Qur’an dan maknanya
yang kedua, sholat malam dirikanlah
yg ketiga, berkumpullah dengan orang sholeh
yg keempat, perbanyaklah berpuasa
yg kelima, dzikir malam perpanjanglah
salah satunya siapa bisa menjalani
moga-moga Gusti Allah mencukupi

Alhamdulilah ya bisa berjumpa lagi dengan bulan yang ditunggu-tunggu sepanjang masa, Bulan Ramadhan yang bersahaja πŸ™‚ Bulan pemutihan klo kata saia hehe (lebay yak) Karena ini lagi puasa jadi gak panjang-panjang bin lebar deh ngrumpinya disini,secukupnya aja ahihihi. trus knapa pasang soundtrack diatas tuh,mau ngajakin karaoke pasti yak. aaahhh enggak juga kali,cukup berdendang sendiri aja biar makin semangat menyongsong masa depan gemilang penuh cinta ilahi πŸ˜‰

Lagu Tombo Ati ini punya kenangan terindah dalam hidup saia (eciyeeeee), dari judulnya aja udah ktauan kan ya, tombo = obat; ati = hati, Obat hati. biasalah jaman masih gadis beberapa tahun silam, sering banget dilanda penyakit hati yang bahasa gaulnya tuh Galau. Galau sebenarnya wajar yak selama gak berlebihan karena qta sebagai manusia yang dibekali akal pikiran hati nurani,tuh komplit kan ciptaan Allah SWT yang namanya manusia ini. Maka Nikmat Allah SWT mana yang hamba dustakan. Hingga pada akhirnya, saia pun mengalami kegalauan tingkat akut 😦 (mewek bombay) daaann suatu hari ketika playlist winamp saia tiba-tiba loncat ke lagu ini, maknyoosss sejuta voltase saia hibahkan menerjemahkan kata demi kata yang entahlah hati ini mengisyaratkan kepentingan tersendiri. kepentingan stabilitas jiwa yang harus diutamakan diatas πŸ™‚

kaping pisan moco Qur’an lan maknane ,Β Yep,this is it. titik balik hidup saia bermula dari sebait lirik ini, serasa ditampar knapa baru menyadarinya. saia bertekat kuat mencoba ramuan mujarab ini, membaca peta dunia akhirat yang ada dalam Alquran, berharap menemukan jalan pintas menuju kebahagiaan hakiki. Segenap jiwa raga membangun habit, lebih suka mencari quran terjemahan daripada buku biasa tapi saia juga book lovers loh hehe. alhamdulilah sampai saat ini saia masih melakoni rumusan tersebut,smoga saia bisa istiqomah.Allahuakbar. try it guys πŸ™‚

Happy Fasting All πŸ™‚

Saat-saat menyebalkan

Ijinkanlah saya mengasah otak kembali, mencoba berkarya di penghujung juni yang membawa pembaruan bagi saya setelah terjangkit virus ganasΒ  kemandulan dalam berkarya! hadooohh apaan yak,biasa aja kaleee hihi πŸ˜€ hmmm… saya mo curhat aja deh. dengarkan curhatkuuuu… Cesa feat Vierra πŸ˜›

Ketika asyik membicarakan kekurangan orang lain seakan lupa dengan diri sendiri. Seolah diri sendiri sempurna tiada cacat dan cela. Ibarat kata pepatah, β€œKuman di seberang lautan tampak, gajah di pelupuk mata tiada tampak.”

Whossaaahhhh…jengah juga saya dengan suasana dan kondisi akhir-akhir ini. Lingkungan baru yang mau tidak mau harus saya cemplungi menyangkut amanah yang tlah dibebankan di dunia ini. Tak hanya sehari dua hari,sebulan maupun setahun berkecimpung disini,mungkin hingga raga ini melemah menua dan akhirnya kembali ke pangkuanNYA.Allahu Akbar….

Mungkin inilah sebagian takdir saya, dan mulai saat itu jua saya menyerahkan seluruh jiwa raga demi bangsa dan negara (ah sok banget bin lebay ni si saya hehe boleh donk skali-skali :P). Oops,tnyata banyak aral melintang ketika kata-kata “jujur dan murni” berusaha saya sematkan di bahu ini. hmmm…betapa lucunya negeri ini,negeri orang-orang kartunis. Kemanakah perginya jiwa yang setia menemani saya slama 3tahun kemaren, mengapa masih terasa hampa hati ini mengemban amanah.Β  Satu pertanyaan selalu saya jawab dengan senyuman dan jujur tapi belakangan ini saya begitu bosan dengan pertanyaan yang sama tapi tak jua memuaskan hati para penguasa, baiklah saya akui saya bukan orang berada didunia ini apalagi memiliki kuasa tapi mengapa kau sangsikan sebuah kejujuran,ah entahlah…. saya tau kesempatan ini amanah untuk hamba Ya Allah, dan saya berusaha mencari my soul untuk menjalankannya semampu saya meski seketika itu juga sorotan datang dari sgala penjuru mata angin yang menghembuskan angin-angin gerah,“Sudahlah…Lelah ini hanya sebentar saja” hibur hati saya. Ya Allah jika suatu saat nanti Engkau ijinkan hamba, hamba mohon jangan tutupi hati nurani ini,tak ingin hamba berujung pada siksaMU.AMIN

Continue reading