Jangan Biarkan Alergi & Susah Makan Mengganggu Tumbuh Kembang Anak


Saia memasuki ruangan penuh kursi berderet. *clingak-clinguk* Wakwauw, belum ada peserta yang registrasi heemmm…

20150117_094639

Sabtu,17 Januari 2014

Duduk anteng dibarisan ketiga, menatap seisi ruangan ini. Heemmm kali ketiga ini saia mengikuti talkshow yang diadakan Mom N Jo Surabaya, gak tau kenapa saia sukak pake banget kepoin acara-acara yang diadakan. Disamping saia memang sedang membutuhkan ilmu ini, isi goodiebag selalu bikin hati ini tertambat hihihi, dengan harga tiket yang sangat terjangkau dan pasti ada sponsor keren dibaliknya 😀

Tak kenal maka Tak sayang, begitu Dokter Dian Spesialis Anak memperkenalkan diri 🙂

Talkshow kali ini keren loh, ada dua materi sekaligus. Kurang baek apa coba para sponsor ini 🙂

Sulit makan pada bayi & anak. Ini bukan diagnosis Penyakit Tetapi gejala adanya Penyimpangan. Garis bawahi ya, GTM itu penyimpangan. Ada banyak penyebab hilangnya nafsu makan pada anak, Gangguan fungsi organ tubuh (mulut-saluran cerna), Penyakit infeksi (bawaan sejak lahir/yang didapat), dan Faktor psikis (Gangguan psikologis).

Faktor psikis ini penting dijadikan pertimbangan utama, ada kaitannya dengan hubungan ortu yang tidak bagus, kondisi rumah, suasana makan kurang menyenangkan, tidak pernah makan bersama ortu, anak dipaksa makan makanan yang tidak disukainya. Bisa juga anak mengalami depresi.

Mau tau gak efek samping anak susah makan? Pasti mau dunk **maksa hihihi.

Gangguan asupan gizi (kalori, protein, vitamin, mineral, anemia). Memperberat gangguan metabolisme & fungsi tubuh. Gangguan pertumbuhan (Gizi kurang-buruk). Dokter dian berpesan, selalu pantau BB & TB anak, jangan sampe berada di bawah garis standar grafik pertumbuhan yang sudah ditentukan oleh WHO. Yuk cek KMS 😀

Dokter dian berbagi cara penanganan sulit makan pada anak, Yang pertama dan utama, Carilah penyebabnya! Beri pengobatan terhadap penyebabnya.

Bila ada gangguan pada saluran cerna, Hindari penyebabnya. Pemberian vitamin bukan cara terbaik selesaikan masalah ini. Dibutuhkan keseriusan, kesabaran, kreativitas bunda. Yuk para emak bikin menu masakan yummy n se-unyu anaknya hehe.

Intinya seh, berilah contoh perilaku makan yang baik pada anak di masa belajarnya. Anak peniru ulung, dari mata turun ke perilaku. Emak kagak suka makan sayur, anak juga niru loh hihihi **ngunyahWortel 😀

20150117_102543Udah kepikir kan mau bikin menu apa hari ini biar anak lahap makan. Naahh, yuk mari menginjak bahasan kedua. Mengenal Gejala & Tanda Alergi pada Anak & solusinya.

Tagline yang diusung dokter dian kali ini berbunyi, Anak sehat, Cerdas dan Berperilaku Baik. Dokter dian beranggapan, anak sehat dan cerdas itu tak cukup, perlu satu kategori lagi yaitu berperilaku baik. Bisa dibayangkan ya jika anak perilakunya kurang baik.

Ada yang dinamakan golden periode, usia anak 0 – 5 tahun. Usia 0 ini dihitungnya bukan saat anak dilahirkan ya melainkan dimulai ketika janin masih dalam kandungan. Caranya beragam ya, mendongeng salah satunya. cara ini sudah makin banyak yang meninggalkannya. Saia juga gak ahli mendongeng, mau latian ah 😀

 Apa itu alergi?

Reaksi hipersensitif tubuh terhadap lingkungan/bahan-bahan yang oleh tubuh dianggap asing/berbahaya. Diindikasikan dengan timbulnya tanda dan gejala yang berulang. Dampaknya, anak gagal tumbuh.

 Faktor genetik menyumbangkan potensi besar penyakit alergi, hal ini bisa berlanjut hingga dewasa dengan gejala berbeda. Ketidakmatangan saluran cerna juga dipertimbangkan. Dan tak kala pentingnya, Faktor lingkungan juga mendominasi, misal alergen, infeksi, polutan, aktifitas fisik,dll.

Ada pencetus alergi yang sering tidak disadari oleh saia yakni si kutu kasur alias tungau. Dan seremnya si tungau ini kagak bisa mati dengan obat-obatan pestisida. Senjata ampuhnya hanya sinar matahari yang bisa mematikan si tungau. So, sering-sering jemur kasur yak, paling bagus sinar matahari antara jam 12 siang smpe 3 sore.

Pencetus alergi yang laen diantaranya, binatang berbulu,boneka berbulu, aktifitas fisik semacam lari, parfum, obat pembunuh nyamuk, asap rokok, debu, polusi,dll. Banyak ya pencetusnya, saia pun punya alergi pada debu, asap rokok, seafood hehe, jadii paling bete klo tiba-tiba ada asap rokok. mau bilang saia alergi asap rokok, pastilah mereka kurang bisa memahami kondisi saia. Tutup hidung dan menghindar sejauh mungkin masih jadi jurus andalan saia.

Alergi pun beragam. Alergi di kulit, alergi di mata, alergi di saluran napas, alergi di saluran pencernaan, alergi di organ lain.

Alergi di saluran napas atau biasa dikenal istilah engkrok-engkrok, gejalanya pilek ingus encer, hidung tersumbat, suara bindeng, kepala pusing. Batuk berulang, sesak/asma, napas mengi (grok grok), bersin-bersin di pagi/malam. Naaahh klo itu saia juga mengalaminya, alergi dingin hihihi banyak yaa alergi saia alhamdulilah 😀

20150117_100451

Isi GoodieBag 😀

Daaan di penghujung acara ada bagi-bagi doorprize, duhhh baek bener kan ya. etapi saia gak dapet doorprize, Alhamdulilah rejeki anak shalehah, saia dapet reward mengejutkan dari mom n jo Surabaya, alasannya sudah saia sebutkan diatas ya hihi. Voucher free treatment bubble bathing for baby, duh gustiii mimpi apa saia semalem. Yuk cuzzz manjain anak dimari hehe 😉

Advertisements

2 thoughts on “Jangan Biarkan Alergi & Susah Makan Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s