Pesona Romantisme Pantai Balekambang


Deburan ombak menghantam pasir pantai, riuh gaduh tersapu tiupan angin semilir menghentak. Kulayangkan pandangan jauh menatap garis batas pantai, menikmati secuil pesona pantai dari luar frame. ah, Nikmat Tuhan mana yang saia dustakan.

Dok. Pri

Dok. Pri

Pantai Balekambang berada di Desa Srigoco, Kecamatan Bantur, 70 kilometer arah selatan dari Kota Malang, Jawa Timur. Pantai ini landai dan dipenuhi dengan karang laut yang membentang sepanjang 2 kilometer dengan lebar 200 meter ke arah laut.

Lokasi pantai ini terpencil, sekitar 2-3 jam dari kota Malang. Bisa bayangin kan betapa jauuuuhhh dan penuh perjuangan perjalanan yang qta tempuh. Jalan yang qta lalui gak melulu tanpa aral, bukan pula jalan mulus semolek jalan protokol kota besar. Jalan-jalan qta kali ini tanpa sponsor alias semi backpacker. Kenapa saia bilang semi, karena qta bawa kendaraan pribadi hasil pinjeman berbayar hihi daripada ribet yak mau naek transportasi umum **sok borjuis 😛

Gerombolan petualang berkumpul di rumah mpok della, Sabtu malam nan ceria, Jam berdentang 8 kali. Membayangkan petualangan unik di akhir minggu bersama teman-teman seperjuangan, menggugah semangat membara memacu mobil pinjaman keluar Kota Surabaya menuju selatan, Kota Malang wait for us. Tak ada rasa kantuk melelahkan meski hanya berselang 2 jam sebelum keberangkatan qta menyudahi lembur dikantor, yang ada riuh celoteh masing-masing. we are a happy traveller 🙂

Hari semakin gelap, perut krucuk-krucuk tanda lapeerr… wisata payung batu menjadi labuhan qta malam ini. Sepiring dua piring tiga piring cemilan berlalu begitu saja plus segelas teh penghangat badan (kliatan banget yak qta gerombolan apa hihi). Celoteh qta makin membahana, tak terasa dini hari menjelang. Dengan perhitungan serba ekonomis, rugi banget kayaknya mau sewa penginapan, tinggal beberapa jam saja menjelang pagi hari. Akhirnya diputuskan parkir mobil di salah satu SPBU, tentunya minta ijin dulu lah ya, dan qta tidur deh dalam mobil ahihihi alhamdulilah ya

Ayam jantan berkokok (entah dimana ayamnya hehe), perjalanan pun dirajut kembali. Pantai Balekambang sudah mencuat dalam angan qta, merindu gejolak gulungan ombak…

 

me, mpok liul, mpok prap :D

me, mpok liul, mpok prap – Istirahat dulu pinggir jalan, masih jauh lokasinya 😀

Ituuuu ombaknyaa...

Ituuuu ombaknyaa…

CIMG2678CIMG2694

Mereka diam-diam berkoalisi menyeret saia dengan paksa, perlawanan saia tak memadai, walhasil sukses lah mereka nyemplungin saia. Alhamdulilah ya air dan pasirnya bersih dan jernih jadi gak terlalu panik, bisa gawat klo saia panik ditenggelamkan secara sengaja begitu hehe. Masih aman sih kan cuman di pinggir, pokoknya jangan sampe nglewati batas aman yang ditandai bendera merah. Pantai ini terkenal karena pusaran arus bawahnya.

CIMG2710Sebuah pura hindu berdiri pada sebuah batu yang menghadap ke samudera luas. Pantai Balekambang ditandai dengan tiga pulau batu yang dinamai sesuai karakter pewayangan, yaitu: Pulau Anoman, Pulau Wisanggeni, dan Pulau Ismoyo.

Pulau Wisanggeni terhubung ke pantai dan Pulau Ismoyo oleh jembatan beton sepanjang 100 meter. Di Pulau Ismoyo berdiri dengan anggunnya Pura Amerta Jati atau juga dikenal sebagai Pura Ismoyo. Pura ini memiliki karakteristik yang berbeda dari pura-pura Hindu di Bali namun memiliki pemandangan candi di pulau batu berikut jembatan penghubungnya yang menantang laut biru yang luas tak kalah cantik.

P1090447

CIMG2718

Pura Amerta Jati atau Pura Ismoyo ini dibangun tahun 1985 oleh Bupati Malang, Edi Slamet. Didesain mengikuti Pura Tanah Lot yang terkenal di Bali, pura ini juga merupakan tempat suci bagi pengikut Hindu, tempat dilaksanakannya ritual keagamaan. Salah satu ritualnya Jalani Dhipuja yang dilakukan tiga hari sebelum ritual Nyepi, sebagai bagian dari rangkaian merayakan Saka atau Hindu Tahun Baru. Puncak utama dari ritual Jalani Dhipuja adalah Jolen Larung, yaitu melarung persembahan ke laut sebagai simbol rasa syukur kepada Tuhan untuk semua berkat-Nya dan untuk mengusir kemalangan di masa yang akan datang.

CIMG2728Walaupun letak pantai ini cukup terpencil, namun Pantai Balekambang memiliki semua fasilitas yang diperlukan wisatawan, mulai dari warung makan tradisional, restoran, penjaga pantai, toko suvenir, toilet umum, tempat parkir yang luas, camping ground, kantor informasi, bungalow sederhana, mushola dan pendopo, hingga penginapan.

Di pantai ini juga berjejer pepohonan sebagai tempat berteduh bagi pengunjung dari sengat Matahari. Hal tersebut menjadikan pantai cantik ini sebagai tempat sempurna untuk berbaring dan melepaskan kepenatan rutinitas sehari-hari perkotaan, cocok banget lah sama jiwa muda qta hihi. Eh ada satu lagi yang passs banget di suasana pantai yang panas meriah hore ini walaupun angin sejuk semilir tak henti-henti, nyeruput Liang Teh Cap Panda, minuman pereda panas dalam alami segeeeerrrr 😀

P1090433

Usut punya usut, minuman ini menggunakan bahan-bahan alami seperti liquorice, chrysanthemum, honeysuckle, mesona palustris, dan plumaria lubra yang berkhasiat menghilangkan panas dalam tanpa memberikan efek samping. Pantesaaannn, meski qta maen air selama beberapa jam di cuaca panas pantai tapi tetep segeeerr badan ini. Rasa manis yang sedang, tidak terlalu manis di lidah. Gak salah deh pilihan qta bawa perbekalan minuman Liang Teh Cap Panda  yang dikemas secara modern dan higienis dalam sediaan kaleng, tanpa pemanis buatan, pengawet, maupun pewarna.

Happy Travelling all 🙂

Tulisan ini diikutsertakan pada Blog Contest “Travelogue Wisata Pantai di Indonesia”

liang teh panda

 

Advertisements

10 thoughts on “Pesona Romantisme Pantai Balekambang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s