Gallery ‘Arisan’ EndlessLove Family

Tetiba rindu kamu….
iyah kamuuu….
kamu kamu kamuuuuu yang menjadi salah satu pengisi hidup saia πŸ˜€ #apaanCoba
Tiap ketemu arisan tak melewatkan moment narsis yak sejak jaman masih belia,sekarang udah pada memasuki tahun pernikahan ke sekian sekian (masih dibawah 5th seh hahaha)
Beginilah jika kami berkumpuuullll,yuks tengok aksi qta πŸ˜›

TKP PizzaHut TunjunganPlaza

TKP PizzaHut TunjunganPlaza

Kisah ini berawal dari celetukan buk liul yg kangeeenn banget dengan kebersamaan pas masih sekantor,saia dan buk liul sudah mengembara ke tempat tugas yang berbeda,walhasil daripada cuman temu biasa jadilah dibikin grup arisan.all people say YES!! 6 orang aja seh anggota inti tapi kan udah bawa pasangan masing-masing hihihi πŸ˜€ Kopdar pertama,terjadi di bulan pebruari 2012, 3 bulan setelah masa pelepasan status gadis saia heuheuheu πŸ˜€ πŸ˜› Baru seorang yang melahirkan generasi penerusnya,tuh ada si imut zaffran 10m πŸ™‚

Masih disini

Masih disini,ngambil nomer undian arisan πŸ˜€

i got number 3 yeaaayy

i got number 3 yeaaayy

TKP Solaria GrandCity Sby

TKP Solaria GrandCity Sby

Poseee lagiiii :D

Poseee lagiiii πŸ˜€

Doyan makaaann smua :P

Doyan makaaann smua πŸ˜›

Makan makaaannn

Makan makaaannn

Ssssttt….

Continue reading

Advertisements

Seminar Parenting “Orang Tua Hebat, Anak Hebat”

Image

Latar Belakang

Orang tua adalah salah satu faktor penting yang akan mengantarkan bagaimana masa perkembangan Anak. Meski genetik orang tua hanya berpengaruh 20% tapi lingkungan tempat dia belajar, terutama lingkungan pertama kali, yakni di KELUARGA yang akan berpengaruh menjadikan dia seperti apa kedepannya.

Orang tua memiliki tugas utama mendidik keturunannya. Dengan kata lain, dalam relasi antara anak dan orang tua secara kodrati tercakupi unsur pendidikan untuk membangun kepribadian anak dan mendewasakannya, maka orang tua menjadi agen pertama dan utama yang mampu dan bertanggung jawab dalam mendidik anak-anaknya agar menjadi orang yang baik, mempunyai kepribadian yang kuat dan sikap mental yang sehat serta akhlak yang terpuji.

Bicara soal pendidikan, hampir semua orang ingin menempuh pendidikan setinggi dan sebaik mungkin. Oleh sebab itu, orang tua jaman sekarang sudah jauh-jauh hari menyiapkan dana pendidikan anak. Kalaupun dana sudah tersedia, masalahnya sekarang adalah menentukan pilihan sekolah. Sekolah mana yang tepat? Apakah sekolah dengan ruang kelas ber-AC? Sekolah yang dekat rumah? Sekolah yang populer? Atau sekolah yang berbasis agama?. Banyaknya jenis sekolah memang menjadi dilema tersendiri bagi kita sebagai orang tua yang menginginkan hal terbaik untuk anak. Terlebih lagi jika mendengar rumor tentang sisi negatif suatu sekolah seperti: β€œAh, sekolah itu kan gurunya kurang berkualitas.”,β€œSekolah itu kan fasilitasnya minim sekali.” dll. Keragu-keraguan seperti ini yang membuat orang tua merasa sangat bingung, walaupun dana sudah mencukupi.

Sekolah yang TEPAT, mengandung arti sekolah tersebut dapat mengakomodir aktualisasi potensi anak. Semua sekolah pasti memiliki kelebihan dan kekurangan, sehingga membutuhkan waktu bagi orang tua untuk mempertimbangkan sekolah mana yang unsur positifnya paling banyak. Pahami anak sedalam mungkin untuk membantunya menemukan sekolah yang paling tepat. Sekolah yang baik menurut orang tua belum tentu merupakan sekolah yang paling tepat bagi anak.

Bentuk kasih sayang orang tua salah satunya tercermin dari kebijaksanaan orang tua saat memilih sekolah yang TEPAT bagi anak dan masa depannya.

Terkait dengan hal-hal tersebut, orang tua memiliki peran yang sangat vital dalam perkembangan anak, bagaimana menentukan pola asuh yang sesuai dengan personality anak, berbagi peran dalam mengasuh dan membimbing anak, membangun hubungan yang saling mendukung antara orang tua dengan anak. Karena anak adalah investasi masa depan yang akan meneruskan perjuangan dan harapan orang tua.

Tujuan Seminar

Membantu para orang tua dalam mengasuh dan mempersiapkan anak-anak mereka menuju karpet merah keberhasilan.

Manfaat Seminar

Continue reading

Antara Candi Jawi dan Masjid ChengHo

Awal Pebruari, salah satu sahabat baik saia semasa kuliah di kampus tercinta (PENS&TC-ITS) menggelar resepsi pernikahannya dengan seorang pangeran tampan berkuda besi yang telah dinantinya bertahun-tahun **lebay πŸ˜€ bertempat di Prigen,Pasuruan. Perjalanan kesana diputuskan motoran ajah karena gak ngajak my bebi yang mulai lancar mengolah kosakata πŸ˜€ itung-itung turing berduaan sembari kencan yang tlah sekian lamanya terhapus dari to do list hihihi πŸ˜›

Memasuki wilayah Prigen, nengok sebelah kanan ada sebuah bangunan bersejarah. terpampang di papan, Candi Jawi. Misua udah ngasih kode aja ni, entar pulang mampir ya mah. Ho oh, hayuk menelusuri sejarah bangsa ini. maklum misua pecinta sejarah,gtu kan ya ayah πŸ˜€ after all my reunion ceremony with my college friends, cuzzzz menitipkan kuda besi di pinggiran jalan. penunggangnya asyiiikk menjelajah candi jawi yang selebar daun kelor πŸ˜€

Β Candi Jawi (nama asli: Jajawa) adalah candi yang dibangun sekitar abad ke-13 dan merupakan peninggalan bersejarah HinduBuddha Kerajaan Singhasari yang terletak di terletak di kaki Gunung Welirang, tepatnya di Desa Candi Wates, Kecamatan Prigen, Pasuruan, Jawa Timur, Indonesia, sekitar 31 kilometer dari kota Pasuruan.[1] Candi ini terletak di pertengahan jalan raya antara Kecamatan Pandaan – Kecamatan Prigen dan Pringebukan. Candi Jawi banyak dikira sebagai tempat pemujaan atau tempat peribadatan Buddha, namun sebenarnya merupakan tempat pedharmaan atau penyimpanan abu dari raja terakhir Singhasari, Kertanegara. Sebagian dari abu tersebut juga disimpan pada Candi Singhasari. Kedua candi ini ada hubungannya dengan Candi Jago yang merupakan tempat peribadatan Raja Kertanegara

398px-Candi_Jawi_A398px-Candi_Jawi_BCandi_Jawi_CCandi_Jawi_D

 

 

 

 

 

 

Next Destination. Masjid Chengho Pandaan,Pasuruan. Melepas lelah disini sembari menunaikan ibadah, leyeh-leyeh di teras masjid sambil selonjorin kaki πŸ˜€ Masjid dengan nuansa warna merah yang mendominasi, bikin mata saia adeeemmm banget apalagi hati saia yak heuheu πŸ˜› gak lama-lama menikmati kemegahan ini,musti cepet-cepet pulang mengingat waktu menunjukkan matahari akan segera terbenam πŸ˜€ gak bawa oleh-oleh juga bwt kawan-kawan ni,boleh lah ya saia bawakan portrait menarik hihihi πŸ˜‰

Continue reading