Saat yang dinanti (^^,)

Alhamdulilah… saya masih bisa berjumpa bulan penuh berkah, bulan ramadhan di tahun ini setelah menanti selama 11 bulan baik lainnya 🙂 hmmm…gak kerasa udah dapet hari kelima niy,alhamdulilah…. smoga bisa meraih keutamaan di bulan ramadhan kali ini.Amin. Adzan maghrib menjadi panggilan yang paling dinanti, saatnya berbuka puasa untuk daerah surabaya dan sekitarnya 😀 Alhamdulilah diatas meja sudah tersedia hidangan berbuka puasa,makasih Ya Allah atas nikmat yang tak terkira ini n makasih juga ya mama, u’re d best in my life 🙂 kemaren buka milist Ika Smanisda n ada postingan menarik,bolehlah saya share dsini,smoga bermanfaat kawan 😀

Assalaamu ‘alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Sekedar forward dr milis tetangga, kalo ada statement yg salah mohon diklarifikasi.

Jangan Berbuka Puasa Dengan Yang Manis
************ ********* ********* ********* *********

BENTAR lagi Ramadhan. Di bulan puasa itu, sering kita dengar kalimat ‘Berbuka puasalah dengan makanan atau minuman yang manis,’ katanya. Konon, itu dicontohkan Rasulullah saw. Benarkah demikian?

Dari Anas bin Malik ia berkata : “Adalah Rasulullah berbuka dengan Rutab (kurma yang lembek) sebelum shalat, jika tidak terdapat Rutab, maka beliau berbuka dengan Tamr (kurma kering), maka jika tidak ada kurma kering beliau meneguk air. (Hadits riwayat Ahmad dan Abu Dawud)

Nabi Muhammad Saw berkata : “Apabila berbuka salah satu kamu, maka hendaklah berbuka dengan kurma. Andaikan kamu tidak memperolehnya, maka berbukalah dengan air, maka sesungguhnya air itu suci.”

Nah. Rasulullah berbuka dengan kurma. Kalau tidak mendapat kurma, beliau berbuka puasa dengan air. Samakah kurma dengan ‘yang manis-manis’? Tidak. Kurma, adalah karbohidrat kompleks (complex carbohydrate). Sebaliknya, gula yang terdapat dalam makanan atau minuman yang manis-manis yang biasa kita konsumsi sebagai makanan berbuka puasa, adalah karbohidrat sederhana (simple carbohydrate). Continue reading

Advertisements